Jakarta Maju Terus Bersama H.Fauzi Bowo - H.Nachrowi Ramli. Pasangan No 1 Pemilukada DKI Jakarta 2012  
 
Dari Bang Fauzi

Foke Lesehan Bersama Pedagang di Pasar Induk

Senin, 16/07/2012, 19:34 WIB

Perasaan Rukilah, 44 tahun, pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, di siang hari ini sangat berseri-seri lantaran  lapak dagangannya ditinjau langsung oleh Fauzi Bowo, pada Senin (16/7/2012).

Perasaan Rukilah semakin membuncah karena Gubernur duduk lesehan sambil berbincang-bincang seputar harga bawang merah.

"Rasanya senang sudah dua kali dikunjungi oleh Pak Gubernur. Tadi, saya ngobrol-ngobrol tentang harga bawang merah dan diberi semangat untuk rajin bekerja," kata Rukilah. Sekitar 10 menit, Fauzi Bowo tak sungkan duduk lesehan beralaskan kumpulan kulit bawang merah bersama wanita kelahiran Semarang yang sudah memegang KTP DKI serta berdomisili di Kampung Rambutan, Jakarta Timur ini.

"Bagaimana harga bawang merah Bu, masih stabil kan?" tanya Fauzi Bowo ke Rukilah. Pedagang lainnya, Haji Uci Suhendar, 57 tahun, distributor kentang, juga menyampaikan harga dan suplai kentang di pasaran.

"Saat ini, harga dan suplai kentang masih stabil. Harga kentang sekitar Rp 4.800-Rp 5.000 per kilogram," ucap Uci ke Fauzi Bowo.

Fauzi Bowo menambahkan kunjungannya ke Pasar Induk Kramat Jati adalah mengecek langsung harga dan suplai kebutuhan pokok jelang bulan puasa. Menurutnya, berdasarkan hasil dialog dengan para pedagang dirinya menyimpulkan bahwa pasokan sejumlah kebutuhan pokok tidak terhambat sehingga harganya masih stabil.

"Suplai buah lokal juga sangat cukup, saya menghimbau  agar warga Jakarta untuk membeli buah lokal karena suplai dan harganya sangat stabil," ucapnya.

Fauzi Bowo sempat mencicipi buah salak, sirsak,manggis dan jeruk lokal yang rasanya manis dan legit.  Pria nomor satu di Jakarta ini mengelilingi sejumlah area di Pasar Induk, mulai dari area buah-buahan hingga sayur-sayuran. Para pedagang sangat antusias menyambutnya, bahkan meminta foto bersama dengannya. "Senang bisa foto bareng dengan Bapak," kata Narsih, pedagang cabe. (Sa/Ty)


Indeks berita
 
   
   

   
www.alquran-indonesia.com