Keluarga Besar Manurung di Jakarta Mendoakan Fauzi Bowo
Senin, 02/04/2007, 09:25 WIB
Fauzi Bowo mensinyalir adanya ajakan dari oknum tertentu kepada warga ibu kota untuk tidak memilih pada Pilkada 2007 ini sehingga golput nantinya menjadi besar. "Kita butuh legitimasi untuk menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Oleh karena itu saya berharap kepada seluruh warga untuk menggunakan hak pilihnya," katanya.
Ke depan, lanjut Bang Fauzi, Jakarta memerlukan pemimpin yang profesional dan memahami masyarakatnya serta peduli terhadap kota Jakarta.
"Jangan sampai terhasut dan terbawa oleh ajakan-ajakan ke arah yang tidak menguntungkan karena golput itu bukan pendidikan politik yang baik," jelasnya.
"Bapak dan Ibu bukan lagi orang batak tapi orang Jakarta dari etnis Batak. Mungkinkah Jakarta ini tanpa etnis batak? Jawabnya adalah tidak mungkin karena saya yakin sejak adanya kota Jakarta ini bahkan sebelumnya sewaktu masih bernama Sunda Kelapa, etnis Batak sudah ada di Jakarta," pada acara pesta bona taon patambor se-Jabodadetabek di Gedung Tennis Indoor Senayan Jakarta Pusat, Minggu (1/4).
Oleh karena itu, saya berkeyakinan bila etnis Batak bersama etnis lainnya membangun ibu kota ini maka Jakarta akan menjadi kota yang lebih sejahtera dan manusiawi.
Sementara itu, Edison Manurung, Ketua Presidium Edison Manurung Center mengatakan, kegiatan pesta bona taon patambor digelar sebagai upaya memperkokoh ikatan emosional keluarga manurung. "Di Jakarta kita memiliki anggota sekitar 20.000 orang," kata Edison.
"Keluarga besar Manurung ini adalah warga DKI Jakarta yang tidak bisa dipisahkan dengan NKRI. Kami mensyukuri karena kami dapat tinggal di DKI ini berkat bantuan semua lini dan marga yang ada di ibu kota," jelasnya.
Edison menuturkan, satu kehormatan bagi etnis Batak karena Bang Fauzi sebagai Wagub DKI dapat hadir di tengah-tengah keluarga besar manurung. "Kami mengundang Fauzi Bowo karena dia adalah pemimpin di DKI. Dan orang yang besar adalah orang yang menghargai pemimpinnya," kata Edison.
Saat ditanya apakah kehadiran Fauzi Bowo karena dia sebagai salah satu calon Gubernur DKI Jakarta, kembali Edison menegaskan, sekarang ini sudah alam demokrasi, oleh karenanya siapa pun yang terpilih menjadi Gubernur DKI adalah gubernur seluruh warga ibu kota.
"Contohnya kalau Tuhan menghendaki Fauzi Bowo menjadi Gubernur DKI, mengapa tidak , dan keluarga besar Manurung di Jakarta ikut mendoakannya," tukasnya.